Situs Online Terpercaya

PSMS Medan vs Persib Bandung – Super Classico di Teladan Medan

Sbomax88.com,  PSMS vs Persib , Dua tim raksasa yang telah bersaing sejak jaman perserikatan Ayam Kinantan PSMS Medan akan menjamu kedatangan musuh abadi mereka Maung Persib Bandung di Stadiun keramat Teladan Medan jam 21.00 Hari Selasa ini.

Ayam Kinantan PSMS Medan dipastikan berusaha mempertahankan keangkeran stadiun kebanggaan mereka dimana hanya Bhayangkara FC yang berhasil meraih angka penuh  di sana.  Persib sendiri akan termotivasi untuk menghindari kekalahan ditangan mantan pelatih mereka Djanur yang kini menangani PSMS Medan.

Djanur dan bek M.Roby
Djanur dan bek M.Roby

Persib juga masih belum melupakan kekalahan 2-0 di pertemuan sebelumnya Piala Presiden 2018 melalui gol yang dicetak oleh Frets Butuan dan Antoni Putro Nugroho. Tepat seperti yang diutarakan Djanur “Seperti yang telah diketahui pertemuan Persib versus PSMS Medan dikenal sebagai El Classico Indonesia yang telah di mulai sejak jaman perserikatan dulu”

Sedangkan pelatih Persib Mario Gomes lebih konservatif walaupun tetap mengakui pertemuan kali ini akan merupakan pertandingan yang cukup berat bagi kedua tim dan tahu bahwa PSMS kontra Persib adalah Classiconya Indonesia.

Laga klasik kali ini juga merupakan reuni Persib dengan mantan pelatih mereka Djajang Nurdjaman yang kini menangani PSMS Medan. Bek sekaligus Kapten kesebelasan Supardi mengakui akan cukup emosional kembali bersua dengan ex coach mereka, tetapi akan tetap profesional di atas lapangan dan tetap menjaga hubungan baik seusai 90 menit berlalu.

Bomber Persib Ezechiel
Bomber Persib Ezechiel

Supardi dan kawan kawan menegaskan akan berusaha meraih point penuh di kandang lawan sebagai hadiah idul fitri bobotoh.

PSMS Medan akan kembali di perkuat 4 pemain inti mereka yaitu bek brazil Reinaldo Lobo yang sebelumnya terkena akumulasi kartu kuning,  dua pemain tengah Dilshod Sharofetdinov dan Suhandi yang pulih dari cedera serta striker Sadney Urikhob juga telah siap untuk bermain.

Satu hal negatif tuan rumah adalah masa recovery mereka yang tidak panjang setelah ditaklukkan oleh Borneo dipertandingan sebelumnya. Persiapan yang lebih minim tidak menggoyahkan Djanur dan bukan merupakan alasan untuk tidak meraih tiga point dari musuh bebuyutan mereka.

Dikubu Maung Bandung, pelatih Mario Gomez akan kehilangan Dedi Kusnandar yang terkena akumulasi kartu kuning dan posisinya akan ditempati oleh Hariono. Pemain bintang Febri Hariyadi masih belum pasti diturunkan 90 menit setelah memperkuat timnas.

Mario Gomez akan mengandalkan dua bomber tajam Ezechiel dan Bauman mereka untuk membobol gawang Dhika Bhayangkara. Terutama striker Ezechiel yang merupakan top skor sementara dengan 9 gol.

Sedangkan di kubu Ayam Kinantan PSMS Medan juga optimis untuk menaklukkan Persib Bandung terutama dihadapan pendukung setia mereka. Sudah tidak menjadi rahasia, publik fanatik medan adalah pemain ke 12 PSMS Medan terutama dalam menghadapi musuh musuh abadi mereka.

Dorongan semangat yang mereka berikan dengan sorakan sorakan mendengung adalah bagaikan musik di telinga para pemain PSMS yang di pastikan akan berlari lebih kencang dan takle2 keras dengan style ‘rap rap’ dipastikan akan menggentarkan pihak lawan.

Frets Butuan
Frets Butuan

Striker Frets Listanto Butuan sendiri telah menkonfirmasi supporter PSMS Medan adalah motivasi besar para pemain “Besok supporter akan menambah semangat kami, jadi saya sangat optimis meraih kemenangan” kata Frets Butuan di jumpa pers hari senin.

Prediksi pertemuan dua musuh bebuyutan kali ini dipastikan akan berjalan keras, dukungan moril para pendukung yang dipastikan memenuhi stadiun teladan adalah faktor utama kami mengunggulkan tuan rumah Ayam Kinantan meraih kemenangan 2-0 atas Persib ‘maung’ Bandung.

Prakiraan Susunan Pemain:

PSMS Medan (4-3-3): Dhika Bhayangkara, Amarzukih, Reinaldo Lobo, M Roby, Jajang Sukmara Dilshod Sharofetdinov, Legimin Raharjo, Suhandi, Sadney Urikhob, Wilfreid Yessoh, Frets Listanto Butuan

Persib (4-4-2): M. Natshir, Supardi Nasir, Bojan Malisic, Victor Igbonefo, Ardi Idrus, Ghozali Siregar, Hariono, Oh In-kyun, Febri Hariyadi, Ezechiel N’douassel, Jonathan Bauman.